Seri Menulis Berita, Soal Akurasi

30 Mar

Oleh : Kaka Suminta

Menulis berita, apakah dalam bentuk berita cepat (hard news) yang mementingkan kecepatan penyampaian berita, atau yang ditulis lebih detail seperti feature, laporan panjang atau mendalam bahkan sampai laporan yang menelisik seperti reportase investigasi merupakan sebuah kemampuan yang harus dimiliki dan dipelajari oleh mereka yang ingin menulis berita atau laporan. Metode penulisan untuk itu juga sudah dibahas dalam kuliah atau kursus dan buku-buku yang membahas soal ini. Penyampaianya kembali di sini, sekadar upaya untuk lebih menyebarkan apa yang sudah ada, sekalugus harapan untuk bisa berbagi dan berdiskusi soal penulisan berita.

 

Untuk penulisan berita pendek yang lebih mementingkan kecepatan waktu, bentuk penulisan berita dikenal dengan dua kesepahaman yang menjadi klasik, yakni kelengkapan berita yang biasa disebut dengan 5W+1H, yakni singkatan dari what, where, who. When why ditambah how. Keenam kata tanya itu merupakan standar minimal sebuah berita yang menggambarkan kelengkapan tentang apa yang sedang terjadi, di mana, kapan, siapa yang terlibat dan mengapa terjadi serta keterangan bagaimana semua itu terjadi.

 

Dalam bentuk penulisan berita cepat yang akan menampung penjelasan tentang 5W + 1H itu dikenal adanya pola penulisan berbentuk piramida terbalik, yakni pola penulisan dengan menempatkan hal-hal yang penting di tempat paling atas, disusul kemudian dengan informasi yang secara bertingkat semakin bawah semakin tidak penting, bahkan hanya sekadar tambahan informasi. Dalam memilih mana yang dianggap penting dan mana yang kurang bahkan tidak penting, akan sangat tergantung kepada pesan mana yang ingin disampaikan, busa saja komponen 5W+1H menjadi rujukan mana komponen yang diangap penting dan mana yang kurang dan tidak penting.

 

Penulisan jenis yang lebih panjang dan lebih detail sebenarnya bisa merupakan pengembangan dari penulisan hard news, dengan penambahan hal-hal yang dianggap perlu sebagai penunjang dari rangkaian informasi yang disampaikan. Misalnya pada feature, yang biasanya disebut juga soft news adalah penulisan dengan detail yang banyak menggambarkan bagian-bagian yang disorot lebih dalam, yang biasanya ditujukan untuk memberikan kesan santai kepada pembaca dengan materi yang lebih akrab dan biasanya bersifat bacaan ringan dan populer, kesan santai menjadi ciri dari jenis ini.

 

Jebis tulisan yang agar serius tapi disajikan cukup panjang dan lebar serta dalam biasanya disebut depth report atau laporan investigasi. Tujuan dari penulisan ini adalah memberikan informasi yang lebih dalam dan menelisik pada persoalan tertentu, yang mengajak pembaca untuk mengetahui atau memahami hal-hal yang luput dari perhatian publik. Kesan untuk menunjukan bernbagai penyimpangan dan kejanggalan yang biasanya dilakukan oleh pemegang otoritas publik banyak mewarnai jenis tulisan ini. Bahkan tak jarang jenis tulisan yang mendalam dan bersifat menelisik ini mamou membongkar skandal yang seringkali mengejutkan publik.

 

Apapun jenis tulisan yang akan disampaikan setiap pemulis berita atau laporan dituntut untuk memenuhi kebenaran aatas informasi yang disampaikan. Akurasi dan kelengkapan informasi yang disampaikan menjadi hal yang sangat penting, bahkan seluruh kredibelitas tulisan dan penulisnya seringkali dipertaruhkan melalui laporan yang disampaikan. Kesalahan yang tidak diperhitungkan yang menjadikan tulisan kehilangan akurasinya pada sebagian kecil informasi yang disampaikan bisa meruntuhkan kepercayaan publik terhadap laporan yang disampaikan.

 

Untuk itulah pengumpulan informasdi yang lebih lengkap dan akurat menjadi upaya yang tak boleh dianggap enteng. Dalam hal ini pula kita memilah pada berita pendek yang harus cepat diterima pembaca diasumsikan sebagai tulisan yang memuat hal-hal terpenting dari sebuah peristiwaatau informasi. Bentuk tulisan yang pendek dan menempatkan informasi terpenting di bagian atas tulisan dimaksudkan untuk memberikan ruang waktu yang sempit dapat disiasati dengan tuntutan tulisan yang hanya berisi informasi utama dari sebuah peristiwa. Sementara itu tulisan yang lebih panjang dan mendalam memerlukan penjelasn-penjelasan lain untuk melengkapi informasi yang disampaikan. Akurasi tetap menjadis syarat yang tak boleh diabaikan.–

Info : Tulisan Selanjutnya Soal Kelengkapan Informasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: