Puting Beliung Hantam Subang

10 Jan

SUBANG- Puluhan rumah termasuk 1 pertokoan, dan kampus Universitas Subang dhancur diterjang angin putting beliung yang menerjang kecamatan Cibogo dan Subang Rabu sore (9/1). du desa yang menderita terjangan tersebut adalah desa Wanareja kec, Cibogo dan
kelurahan Pasirkareumbi kec, Subang.

warga menjelaskan hujan yang disertai angin besar mulai terasa dengan adanya suara gemuruh dan pohon yang meliuk diterpa angin. Namun belum sempat berbuat banyak warga dikagetkan dengan semakin kencangnya angin disusul dengan bertumbanganya pohon dan genteng rumah. Warga baru sadar bahwa tiupan angin kencang yang seakan berpoutar tak tentu arahitu angin puting beliung.

Warga berhamburan keluar rumah, wlau saat itu hujan deras. Warga makin panik ketika melihat genting dan beterbangan dan beberapa bangunan rumah roboh ditengah deru suara angin yang seperti suara mesin diesel. Meski hanya sekitar 10 menit, tak ayal lagi warga merasa takut dan trauma melihat kejadian tersebut. Tidak ada korban manusia dalam peristiwa tadi.

“Sebelumnya terdengar suara gemuruh di langit, saat itu kami belum menyadari kalau akan ada angin putting beliung. Sebab saat itu hujan deras sedang terjadi, bahkan hujan yang sangat deras itu pun berhenti setelah suara gemuruh berhenti tahu-tahu kami baru sadar angin putting beliung menghancurkan perumahan kami,”ungkap Inah yang rumahnya porak poranda, warga Kp. Nyimplung Rt 16/ 05 Kelurahan Wanaraja.

Selain rumahnya hancur, dapur rumah Inah juga tertimpa tembok rumah tetangganya yang jatuh ke arah kediamannya. Nasib yang sama dialami oleh 14 warga sekitarnya. Sementara Karim (44) premilik toko juga mengalami nasib sama. Di kelurahan Pasirkareumbi mahasiswa Universitas Subangyang tengah kulias berhanburan ke luar ruangan tatkala angin puting beliung menerbangkan genting di atas atap bangunan.

Lukman, mahasiswa fakultas Komunikasi mengungkapkan ia dan kawan lainnya tidak dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran seperti biasanya, karena bangunan yang akan digunakan untuk pembelajaran.

“Atap diterbangkan oleh angin putingbeliung, Kami saat ini tidak dapat belajar seperti biasanya, Kami khawatir bila bangunan yang rusakakibat putting beliung roboh dan menimpa kami,”ungkap Lukman.

Ketua DPRD Kabupaten Subang, Bambang Herdadi,menyatakan korban puting beliung bukan hanya terjadi di Subang kota saja, sebab berdasarkan hasil pantauannya di lapangan, kondisi serupa terjadi di Kecamatan Patokbeusi.

“Di Desa Rancabango Kecamatan Patokbeusi, juga terjadi bencana yang sama, bahkan puluhan pohon tumbang ke jalanan hingga berakibat kemacetan dijalan,”jelas Bambang.(J-10)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: