Pengusaha Laporkan Tender Pertanian

25 Jun

Subang, Merasa diperlakukan tidak adil pengusaha Subang menyampaikan berbagai keluhanya kepada komisi C DPRD. salah satunya terkait pelaksanaan rtender proyek DAK di Dinas Pertanian Subang tahun anggaran 2007. Iman membeberkan adanya dugaan ketidak beresan dalam penyelenggaraan tender proyek tersebut.

Iman diterima oleh Wawan Darmawan ketua komisi C DPRD di ruang komisi. Menurut Wawan sebagi lembaga legislatif pihaknya perlu mendapatkan bukti dan data yang kongkrit terkait tuduhan tadi. Namun Wawan menyarankan agar ditempuh dulu penyempaian sanggahan dari pengusaha jika ditemui adanya kejanggalan atau dugaan penyimpangan.

Lebih jauh Iman menyampaikan bahwa para pemimpin pelaksana (pinlak) proyek DAK di Dinas Pertanian sulit untuk ditemui, selama proses tender, padahal seharusnya mereka juga selalu mudah ditemui untuk dapat memberikan informasi dan pelayanan terkait pelaksanaan tender tadi. Sampai saat pengumuman calon pemenang tender, komunikasi dengan para pinlak itu sulit dilakukan.

“Anehnya para pinlak yang seharusnya dapat ditemui untuk mendapatkan informasi dan pelayanan terkait tender, selama ini sulit ditemui, ini kan jangggal, lalu harus kemana kami sebagai pengusaha mendapatakan pelayanan,”protes Iman.

Senada dengan Iman, Edy juga menyampaikan keluhanya terkait tender tadi. Pasalnya ada rumor bahwa tender tersebut tidak dilakukan sesuai prosedur baku pelaksanaan tender. Misalnya pihak panitia tidak melakukan anwizing lapangan untuk menjelaskan proyek dengan melihat kondisi faktual di lapanga, yang dilakukan hanya anwizing kantor.

Selain itu menurut Edy dalam pengumuman banyak penawaran pengusaha yang bernilai rendah malah dinyatakan gugur tanpa melakukan klarifikasi kepada penawar, padahal seharusnya pemerintah memenangkan penawar terendah sepanjang bisa dipertanggungjawabkan dalam klarifikasi, sehingga terjadi efisiensi anggaran.

Wawan menyatakan akan mempelajari dan meminta klarifikasi pihak-pihak terkait pelaksanaan tender, sehingga nantinya dapat menarik kesimpulan tentang kebenaran leporan para pengusaha. Sampai saat ini wawan mengakui baru mendapatkan informasi tentang masalah ini, sehingga belum dapat menyimpulkan apa-apa. Sementara itu Radar sulit mendapatkan informasi tentang masalah tersebut dari para pinlak di Dinas pertanian. (Ksm)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: