Kulaitas Proyek SD Harus Dievaluasi.

3 Mei

Kulaitas Proyek SD Harus Dievaluasi.

Subang, Tekad pemerintah Subang agar dalam tahun 2008 nanti sudah tidak ada lagi bangunan SD yang ‘butut’, nampaknya perlu menjadi kajian bersama. Pasalnya banyak bangunan SD yang sudah direhabilitasi atau diperbaiki, kondisi konstruksinya dinilai bermasalah. termasuk kondisi SD Danumaya yang belum lama ini roboh, padahal baru dibangun beberapa tahun, atau belum habis usia pakainya.

Evaluasi terhadap kualitas proyek bangunan SD ini merupakan bagian dari pembangunan pendidikan secara keseluruhan. Karena apabila untuk bangunan fisiknya saja bermasalah, apalagi dengan kondisi non fisik yang tidak dapat diukur secara mudah dengan kasat mata. Untuk itu diperlukan evalusai menyeluruh untuk dapat menunjang tekad pemerintah menyelesaikan masalah bangunan fisik sekolah SD.

Sekjen Lembaga Advokasi Pendidikan, Yaya Sudarya menyatakan hal tersebut dalam wawancara berkaitan dengan peringatan hari pendidikan nasional (Hardiknas) yang jatuh hari Rabu (2/5) ini. Menurut Yaya bangunan SD merupakan cerminan dari seluruh kebijakan pemerintah dalam pembangunan pendidikan. Jika untuk mengurus pendidikan yang terendah saja sudah tidak mampu, apalagi untuk mengurus pendidikan yang lebih tinggi.

“Masalah ambruknya gedung SD Danumaya itu merupakan puncak gunung es dari masalah pendidikan secara keseluruhan, bagaimana mau mengurus yang lebih rumit dan kompleks, jika mengurus fisik bangunan SD saja tidak selesai.”Tegas Yaya.

Menurut ketua Komisi C DPRD Subang Wawan Darmawan, masalah pengunan sekolah tidak terlepas dari komitmen dan konsistensi pemerintah serta hubunganya dengan rekananan pemerintah dalam kerjasama pembangunan konstruksi gedung sekolah. dalam hal insiden ambruknya SD Danumaya, Wawan menilai adanya kelalaian dariu rekanan dalam pengerjaan jasa konstruksi. Namun seharusnya dinas terkait malakukan pengawasan dalam pembangunan tadi.

Sehingga menurut Wawan permasalahan bukan hanya pada rekanan pemerintah saja, tetapi juga tanggungjawab dinas terkait sebagai pemilik proyek. Untuk itu Wawan mendukung mengharapkan adanya penilaiana terhadap rekanan, jika ternyata sangat buruk kualitas pekerjaanya seharunya ada sangsi buat mereka. (Ksm)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: