DAK Buku Dinilai Bermasalah

22 Mar

Subang – Kalangan masyarakat menilai proyek DAK bermasalah, terutama untuk pengadaan buku perpustakaan dan alat peraga, yang spesifikasinya mengarah kepada hasil produksi dari perusahaan tertentu, padahal seharusnya Depdiknas melalui Dirjen Dikdasmen memberikan kewenangan kepada pihak sekolah penerima untuk mentukan jenis buku perpustakaan dan alat peraga yang akan dibeli.

Demikian terungkap dalam konferensi pers yang dilakukan Mendiknas Bambang Soedibjo usai pencanngan pendidikan untuk semua (PUS) di rumah dinas bupati Subang Kamis (22/3) Bahkan menurut Pemred mingguan Medikom, Yahya Siregar Surat Edaran Dirjen Dikdasmen tentang hal tersebut bertentangan dengan undang-undang anti monopoli. Disamping itu program tersebut juga malah menimbulkan masalah baru karena SD penerima buku perpustakaan.

“Program DAK dalam pelaksanaanya malah menimbulkan permasalahan di sekolah, bahkan SE Dirjen tentang pen gadaan buku dan alat perega DAK pendidikan bertentangan dengan undang-undang anti monopoli, karena ada unsur mengarahkan pada perusahaan tertentu,”gugar Siregar.

Terkait hal tersbut Bambang meminta data dan temuan lebih jauh, sebagai bahan, sehingga tidak malah menimbulkan fitnah terkait hal tersebut, karena smenurutnya seluruh program pada prinsipnya dimaksudkan sebagai upaya percepatan pembangunan pendidikan, yang salah satunya adalah dengan memberikan bantuan melalui Dana Alokasi Khusus.

Sementara itu Dirjen Dikdasmen Suyanto menyangkal jika ada pengarahan kepada perusahaan tertentu dalam surat edaran yang ia buat, semua keputusan diberikan kepada pihak sekolah, dalam surat edaranya memuat spesifikasi barang, bukan mengarahkan dalam arti produk tertentu. (Ksm)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: