Berita Kamis,22 Maret

21 Mar

Presiden Resmikan Ladang Minyak Subang.

Subang – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan perluasaan ladang Minyak milik PT. Pertamina di Subang Rabu (21/3), di desa Cidahu kelurahan Subang. Dalam kesempatan tersebut, juga ikut diresmikanperluasan ladang Migas milik PT pertamina lainya di pondok tengah serta transmisi Migas dari Bekasi ke Balongan Indramayu dan pembangunan depot minyak di Cikampek Karawang.

Presiden yang datang bersama ibu Ani SBY, disertai Menteri ESDM, Menkeu dan menteri Indonesdia Bersatu lainya. Selain meresmikan beberapa proyek dilingkungan Dirjen Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM), presiden juga menyaksikan penandatangana kontrak kerjasama di lingkunmgan ESDM,senilai 7,788 milyar dolar AS termasuk kontrak penjulan Gas senilai 1,614 milyar dolar AS .

Jumlah proyek dan kontrak kerjasama tersebut menurut presiden merupakan upaya pemerintah untuk memperbaharui sumber produksi migas dari jumlah produksi saat ini sebesar 1 juta barel perhari, sementara jumlah konsumsi minyak alam negeri sebesar 1,3 juta barel perhari. Selain itu dengan pengembangan lapangan Migas di beberapa tempat, dimaksudkan sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan produksi Migas yang trenya saat ini menurun.

Dalam hal Sumber daya Migas, menurut presiden perlu memperhatika kelestarian energi dan kewajiban kita untuk memikirkan agar ketersediaan energi juga dapat dinikmati oleh generasi yang akan datang, oleh karena itulah pemerintah disamping mengusahakan peningkatan produksi Migas, tetap mengusahakan agar ketergantungan kepada enenrgi fosil mulai difikirkan alternatif penggantinya dengan energi yang dapat diperbaharui

“Harapan kita adalah kita akan tetap mengusahakan keseimbangan ketersediaan energi, tetapi di sisi lain tetap memperhatikan ketersediaan energi untuk kenerasi mendatang. Untuk itulah pengembangan energi alternatif seperti yang disampaikan menteri yakni dari energi surya, air angin dan energi nabati terus kita kembangkan,”papar presiden.

Perhatian pemerintah untuk ketercukupan dan kesinambungan energi saat ini dan ke depan menurut Presiden terus dilakukan, salah satunya dengan peresmian dan kontak kerjasama yang dilakukan saat ini. Kiprah pengusaha nasional di bidang energi menurut Presiden merupakan hal yang membanggakan, karena secara bertahap makan akan dapat meninglkatkan kecukupan energi saat ini dan ke depan.

Bahkan menurut Presiden, dengan berproduksinya lapangan Migas blok Cepu tahun 2008,sebesar 300 juta barel perhari akan menjadikan produksi nasional berjumlah 1,3 barel perhari. Lapangan minyak cepu merupakan satu dari 30 lapangan minyak yang baru. Dengan kata lain produksi sebesar itu akan menjadikan pisisi Indonesia kembali akan menjadi negara produsen minyak seperti masa kejayaan minyak beberapa puluh tahun lalu.
Setelah melakukan peresmian dan menyaksikan kontrak kerjasama proyekl di linmgkungan ESDM, Presiden dan ibu Ani SBY serta rombongan menuju ke Rumah Dinas Bupati Subang. Uasi makan Shalat Presiden kembali ke Jakarta. (Ksm)

Subang Memiliki Sumberdaya yang Komplit

Subang – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Gubernur Jabar Danny Setiawan memiliki pendapat yang sama tentang Subang,yang dinilai memiliki sumberdaya yang komplit. Hal itu dinyatakan saat presiden meresmikan pengembangan lapangan Migas di Subang yang dilakukan bersama peresmian dan penandatanganan kontark kerja sama di lingkungan Energi dan Sumberdaya Mineral di Cidahu Subang Rabu (21/3).

Karena sebelumnya Subang dikenal sebagai lumbung padi, daerah perkebunan dan kini akan lebih dikenal sebagai daerah produsen Migas. Hal itu terbukti dari pantauan presiden SBY yang memilih untuk menggunakan jalan darat dari Istana negara di jakarta menuju lokasi peresmian proyek di Subang, tepatnya di field C Blok Subang 17 pada wilaya eksplorasi PT Pertamina di Subang.

Danny yang beberapa kali berkunjung ke Subang menyatakan hal tersebut dalam “Kabupaten Subang telah lama dikenal sebagai daerah pertanian, perkebunan dan pariwisata, Subang juga kini dikenal sebagi daerah yang memiliki sumberdaya energi dan sumberdaya mineral khusunya sumur minyak bumi dan gas alam,”papar Gubernur.

Dengan posisi subang sebagai salah satu penghasil migas menurut Danny semakin memperkuat posisi Jawa barat sebagai daerah lumbung pangan, pariwisata, produsen energi dan memiliki sumberdaya manusia yang berkualitas. Dalam konstelasi nasional kontribusi Jabra dalam bidang Migas dan Energi dimana Jabar memiliki 58 lapangan Minyak, yang m,enjadikan Jabar sebagai daerah penghasil migas dengan kontribusi 4% untuk minyak dan 11% untuk Gas Alam dari total produksi nasional.

Namun presiden juga mengaskan kembali bahwa meskipun penambahan produksi Migas akan terus diupayakan namun, energi nabati atau bio energy sebagai alternatif energi di masa depan mendampingi energi yang dapat diperbaharui seperti tenaga surya, angin atau panas bumi.

Menanggapi hakl tersebut Bupati Subang Eep Hidayat kepada Radar menyatakan bahwa Pemkab Subang memiliki pemahaman yang sama dengan presiden, untuk terus mengupayakan produksi energi nabati sebagai energi alternatif dan dapat diperbarui di masa depan. Secara kongkrit bahkan Subang telah melakukan berbagai program untuk alternatif energi tersebut, salah satunya adalah pengembangan energi dari minyak jarak. (Ksm)

Habis Presiden Terbitlah Mendiknas.

Subang – Pemkab dan masyarakat Subang nampaknya sedang kebanjiran pejabat pusat dan propinsi yang berdatangan hari-hari ini. Betapa tidak setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Rabu (21/3) meresmikan lapangan Migas di Cidahu Subang, Kamis (22/3) ini, menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Soedibjo akan mencanangkan gebyar ‘Pendidikan untuk Semua’ (PUS) di Kabupaten Subang.

Dengan demikian maka Subang semakin menempatkan diri sebagai daerah yang memikliki potensi pembangunan yang terus berkembang dan dapat berbicara di tingkat regional dan nasional. Sebagai produsen Migas, akan menempatkan Subang sebagai kontributor penting energi di tingkat propinsi dan nasional, sementara dengan gebyar PUS akan menjadikan pembangunan sumberdaya manusia Subang memiliki prospek yang menjanjikan.

Dipilihnya Subang sebagai tempat penyelenggaraan gebyar PUS tingkat nasional menurut Dirjen PLS Sdepdiknas, Ace Suryadi Ph.D, karena Pemkab Subang dinilai memiliki komitmen dan keseriusan dalam mengembangkan pendidikan luar sekolah seperti program keaksaraan fungsional, kejar Paket A, B dan C atau setingkat Sd, SLTP dan SLTA.

Sementara itu Kepala Dinas pendidikan (Kadisdik) Subang Makmur Sutisna menyatakan bahwa selain sebagai gebyar PUS tingkat nasional, acara ini dimaksudkan sebagai bagian dari akuntabilitas program PLS yang mengalami peningkatan program dan anggaran pada tahun 2005 dan 2006 lalu, serta terus ditingkatkan pada tahun 2007 dan juga tahun-tahun selanjutnya. Dari akuntabilitas inilah Makmur mencanangkan terus dikembangkanya jalus PLS sebagai bagian dari program PUS.

“Saya menilai kunjungan menteri dan acara gebyar PUS sebagai bagian dari akuntabilitas kinerja program PLS, yang terus mengalami peningkatan sejak tahun 2005 lalu,”ujar Makmur, saat ditemui dalam persiapan akhir menjelang kedatangan menteri di depan kantor Bupati Subang, rabu (21/3).

Dari beberapa hasil program PLS tadi, Makmur mencontohkan keberhasilan program kejar Paket C yang ternyata telah diterima di masyarakat seperti halnya pemdidikan formal. Misalnya beberapa kepala desa di Subang, yang terpilih adalah peserta belajar pada program kejar paket C setara SLTA. Dan rencananya dalam acara gebyar PUS nanti akan ditampilkan sebagai salah satu hasil program PLS di Subang. (Ksm)

Habis Presiden Terbitlah Mendiknas.

Subang – Pemkab dan masyarakat Subang nampaknya sedang kebanjiran pejabat pusat dan propinsi yang berdatangan hari-hari ini. Betapa tidak setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Rabu (21/3) meresmikan lapangan Migas di Cidahu Subang, Kamis (22/3) ini, menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Soedibjo akan mencanangkan gebyar ‘Pendidikan untuk Semua’ (PUS) di Kabupaten Subang.

Dengan demikian maka Subang semakin menempatkan diri sebagai daerah yang memikliki potensi pembangunan yang terus berkembang dan dapat berbicara di tingkat regional dan nasional. Sebagai produsen Migas, akan menempatkan Subang sebagai kontributor penting energi di tingkat propinsi dan nasional, sementara dengan gebyar PUS akan menjadikan pembangunan sumberdaya manusia Subang memiliki prospek yang menjanjikan.

Dipilihnya Subang sebagai tempat penyelenggaraan gebyar PUS tingkat nasional menurut Dirjen PLS Sdepdiknas, Ace Suryadi Ph.D, karena Pemkab Subang dinilai memiliki komitmen dan keseriusan dalam mengembangkan pendidikan luar sekolah seperti program keaksaraan fungsional, kejar Paket A, B dan C atau setingkat Sd, SLTP dan SLTA.

Sementara itu Kepala Dinas pendidikan (Kadisdik) Subang Makmur Sutisna menyatakan bahwa selain sebagai gebyar PUS tingkat nasional, acara ini dimaksudkan sebagai bagian dari akuntabilitas program PLS yang mengalami peningkatan program dan anggaran pada tahun 2005 dan 2006 lalu, serta terus ditingkatkan pada tahun 2007 dan juga tahun-tahun selanjutnya. Dari akuntabilitas inilah Makmur mencanangkan terus dikembangkanya jalus PLS sebagai bagian dari program PUS.

“Saya menilai kunjungan menteri dan acara gebyar PUS sebagai bagian dari akuntabilitas kinerja program PLS, yang terus mengalami peningkatan sejak tahun 2005 lalu,”ujar Makmur, saat ditemui dalam persiapan akhir menjelang kedatangan menteri di depan kantor Bupati Subang, rabu (21/3).

Dari beberapa hasil program PLS tadi, Makmur mencontohkan keberhasilan program kejar Paket C yang ternyata telah diterima di masyarakat seperti halnya pemdidikan formal. Misalnya beberapa kepala desa di Subang, yang terpilih adalah peserta belajar pada program kejar paket C setara SLTA. Dan rencananya dalam acara gebyar PUS nanti akan ditampilkan sebagai salah satu hasil program PLS di Subang. (Ksm)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: