20 Mar

Jalan 5 Kilo ke Sekolah.

Subang – Anak-anak di desa Cidahu, tempat di mana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan sumur minyak eksplorasi di Kabupaten Subang Rabu (21/2) ini, ternyata harus berjalan sepanjang 5 KM untuk ke sekolah pulang pergi setiap hari, hal ini terutama bagi mereka yang bersekolah di SLTP dan SLTA, karena memang tidak ada kendaraan umum yang sampai ke pemukiman mereka.

Sebagaimana yang dilakukan oleh Wida Nuraqidah, Rita Rosita dan Ike Sari ketikja ditemui Radar Selasa (20/2) , ketiganya siswa Mts Negeri 1 Subang. Bahkan menurut mereka setelah mereka menempuh jarak itu, harus dilanjutkan dengan naik angkot dari perempatan Cidahu ke sekolah yang berada di Jalan Arif Rahman Hakim Subang, dengan ongkos masing-masing Rp 1,500,- sekali berangkat atauRp. 3ribu pulang pergi.

Namun mereka nampak bersemangat, walaupun ketika ditemui Radar saat mereka pulang sekolah kondisi cuaca sedang terik, dan mereka harus berjalan di tengah teriknya matahari untuk pulang dari sekolah. Menurut Wida, mereka harus berangkat sangat pagi, agar bisa mengejar jam masuk sekolah, yang dimulai jam 7.00, demikian juga saat pulang ke rumah mereka secapatnya pulang agar cepat sampai karena mereka selalu makan siang di rumah.

“Saya tidak tahu berapa jaraknya, tetapi kami harus berangkat pagi-pagi agar bisa sampai tepat waktu di sekolah,”tutur Wida.

Jika dikaitkan dengan kekayaan alam yang dimiliki oleh desa Cidahu terutama di kampung Tangali dimana 2 sumur minyak Pertamina berdiri di sana, maka apa yang mereka alami itu merupakan sebuah ironi, sehingga seringkali anak-anak di kampung tersebut tidak dapat meneruskan ke jenjang pendidikan lanjutan setelah tamat SD, akibat besarnya biaya transportasi yang membebani mereka.

“Diantara teman SD kami saja ada tiga anak yang tidak melajutkan sekolah, yaitu Cicih, Dadi dan Mila. Mereka sekarang tidak sekolah lagi,”ucap Rita mengenai teman sekolahnya yang tidak bisa melanjutkan.

Seharusnya pemerintah bisa bersikap adil dengan memeberikan fasilitas transportasi bagi anak-anak yang sekolah di luar Cidahu, karena secara alamiah tanah Cidahu memiliki potensi Migas yang sangat besar, sehinggan Presiden SBY bersedia datang untuk meresmikan beroperasinya salah satu sumur minyak di blok Subang 17 itu. (Ksm)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: